Kunjungan Ketua KAN ke ETI

Sejak tahun 2008 melalui konsultasi dengan Komite Akreditasi Nasional telah membentuk sebuah lembaga inspeksi Tipe B yang sesuai dengan SNI ISO/IEC 17020 dan mendapatkan akreditasi pada tahun 2009 dan telah diakreditasi ulang sebanyak empat kali.


Pada tahun ini tepatnya pada tanggal 4 Maret 2021 mendapat kunjungan dari Kepala Badan Standarisasi Nasional Bapak Kukuh S. Achmad. Pada kesempatan ini selain menyampaikan beberapa hal terkait Standard Nasional Indonesia, beliau juga meninjau fasilitas dan aktivitas yang ada di PT. ETI Fire Systems terutama dalam menjaga kualitas produk dan pelaksanaan inspeksi.
Dalam melaksanakan pengendalian mutu (quality control), PT. ETI Fire Systems melakukan inspeksi satu persatu (individual inspection) ke seluruh produk sebelum direlease dari pabrik. Sebagai perangkat pengendalian mutu, perusahaan tersebut mengoperasikan sebuah lembaga inspeksi Tipe B, yaitu lembaga inspeksi yang melakukan inspeksi atas produk yang dibuatnya sendiri (first party inspection). Untuk memastikan kompetensi, konsistensi dan imparsialitas dalam melaksanakan inspeksi, perusahaan tersebut menerapkan SNI ISO/IEC 17020 dan dibuktikan pemenuhannya melalui akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Meskipun bidang pertambangan merupakan aplikasi utama untuk sistem kebakaran ETI, ada banyak aplikasi lain untuk peralatan ini, diantaranya bidang kehutanan, konstruksi, pembangkit listrik dan peralatan laut yang beroperasi di lingkungan yang sulit, baik di dalam, di luar, di bawah tanah, maupun di laut. Pemasangan sistem pendeteksi dan pemadaman kebakaran sangat penting untuk meminimalkan risiko bagi operator dan peralatan, dan merupakan persyaratan wajib di seluruh dunia. Sistem ini telah dipasang pada ribuan kendaraan dan peralatan, terutama di bidang pertambangan, di seluruh dunia selama 17 tahun terakhir dan telah membuktikan diri sebagai sistem pendeteksi dan pemadaman kebakaran yang kinerjanya baik.
Produk sistem kebakaran ETI tidak hanya dipasarkan dan digunakan di dalam negeri untuk kebutuhan eksplorasi pertambangan seperti di PT. Freeport Indonesia, Rio Tinto, dan lain-lain, tetapi sebagian juga telah menembus pasar ekspor seperti ke Australia dan Afrika. Karena sebagian produk sistem kebakaran ETI diekspor ke Australia, maka sistem kebakaran ETI ada yang diproduksi sesuai dengan persyaratan standar Australia (AS).
Dalam kunjungan kerjanya ke PT. ETI Fire Systems pada Kamis (4/3/2021), Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S Achmad, yang sekaligus juga sebagai Ketua KAN mengatakan bahwa dengan memanfaatkan Mutual Recognition Arrangement (MRA) yang telah dilakukan oleh KAN di organisasi International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC), maka produk sistem kebakaran ETI bisa diakui di pasar internasional yang berarti meningkatkan ekspor produk Indonesia ke pasar global